Stop BAB Sembarangan!

CILETUH, Perilaku membuang air besar sembarangan masih banyak dilakukan warga Kabupaten Sukabumi. Hal itu mendorong Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengeluarkan deklarasi “Stop Buang Air Besar Sembarangan!” untuk meminimalkan ancaman penyakit akibat kebiasaan buang air besar (BAB) sembarangan, Senin (13/11).

Deklarasi yang dibacakan para Kepala Desa dan Pendamping Desa se-Kabupaten Sukabumi dilakukan bertepatan dengan penandatanganan prasasti Deklarasi Desa Open Defecation Free (ODF).

“Warga dilarang buang air besar sembarangan karena dapat mengancam kesehatan lingkungan dan rentan penyakit. Warga harus mulai melakukan pola-pola hidup sehat di kehidupan sehari-hari,” Kata Marwan.

Sebenarnya, kata Marwan, pemerintah telah melakukan berbagai upaya meminimalkan budaya buruk warga tersebut. Termasuk salah satunya melakukan berbagai terobosan dengan mendorong program penyebaran jamban. Program tersebut diharapkan dapat mengubah kebiasaan warga yang BAB sembarangan beralih ke jamban.

Kita sudah berupaya mencegah warga BAB di sungai, kolam dan kebun. Misalnya dengan menyediakan jamban keluarga dan jamban umum. Bantuan ke pemukiman warga ini terus bergulir hingga kebiasaan warga BAB sembarangan berhenti,” katanya.

Selain itu, kata marwan, Dinas Kesehatan juga telah mendorong kegiatan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM). Program tersebut dinilai cukup efektif untuk mempercepat akses terhadap sanitasi. Apalagi melalui program tersebut perubahan perilaku secara kolektif diharapkan dapat segera dikendalikan dengan mendorong pemberdayaan masyarakat.

“STBM dilaksanakan melalui program pembangunan sanitasi. Termasuk program penyediaan air minum dan sanitasi masyarakat (PAMSIMAS), PAM STBM, Program Satitation and Rural Infrastructure (USRI) serta program sanitasi berbasis masyarakat (Sanimas) menjadi bagian yang tidak terpisahkan,” katanya.

Untuk memberikan motivasi, Pemkab Sukabumi juga telah memberikan penghargaan kepada Kepala Desa serta para pendamping desa, puskesmas dan petugas kesehatan yang berprestasi. “Karena komitmen mereka untuk terus menerus memberikan pencerahan kepada warga agar hidup sehat, sudah selayaknya mereka diberikan penghargaan dari Pemerintah Daerah,” katanya.

Selain itu, kata Marwan, dia juga mengajak seluruh masyarakat untuk membudayakan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas). Gerakan tersebut tidak hanya melakukan aktivitas fisik, tetapi juga mengkonsumsi sayur mayur, buah-buahan, tidak merokok, serta tidak mengkonsumsi alkohol. Yang lebih penting warga harus senantiasa membersihkan lingkungan serta menggunakan jamban, baik jamban keluarga maupun jamban umum yang telah disediakan pemerintah, tuturnya.

Desa Cisaat yang diwakili oleh Kepala Desa Cisaat Nurdin Syafrudin yang juga merupakan deklarator program tersebut menghadiri acara tersebut. Total 58 Desa di Kabupaten Sukabumi yang menjadi deklarator program ini dimana Desa Cisaat Kecamatan Cisaat termasuk di dalamnya.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan